Ibu Ani Terus Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada Masyarakat
Ibu Ani konsisten kampanyekan bahaya narkoba saat silaturahmi dengan pelajar dan mahasiswa di UKM Convention Hall, Gedung SME Tower, Jakarta Selatan, Kamis (20/6) pagi.

Kamis, 20 Juni 2013

Jakarta : Ibu Negara Hj Ani Bambang Yudhoyono bersama seluruh anggota Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) terus menyosialisasikan dan memberi penjelasan kepada masyarakat mengenai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Tujuan adalah untuk membangkitkan kesadaran dan memperkuat komitmen masyarakat, khususnya generasi muda Indonesia, agar menjadi generasi yang sehat dan berprestasi.

"Ada program di SIKIB yang berjudul 'Menuju Indonesia Sehat'. Program ini juga ditunjang dengan 5 pilar SIKIB, yaitu Indonesia Pintar, Indonesia Hijau, Indonesia Sehat, Indonesia Kreatif, dan Indonesia Peduli. Penggunaan Mobil Sehat juga membantu kami dalam kegiatan sosialisasinya" jelas Ibu Ani saat bersilaturahmi dengan para pelajar dan mahasiswa di UKM Convention Hall, Gedung SME Tower, Jakarta Selatan, Kamis (20/6) pagi.

Ibu Ani merasa bangga atas pencapaian terhadap kegiatan dan kelima pilar tersebut. "Semoga kita tetap dapat mengabdi pada keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara yang kita cintai," kata Ibu Ani

Kelompok pelajar dan mahasiswa, menurut Ibu Ani, adalah konsumen dan korban penyalahgunaan narkoba terbesar. "Anak-anak semua harus lebih mawas diri, protektif, dan selektif dalam bergaul. Harus membentengi diri sendiri dengan landasan agama. Jangan sampai menjauhi kaidah-kaidah agama manapun sesuai dengan keyakinan yang dianutnya masing-masing," pesan Ibu Ani .

Ibu Ani merasa senang karena pendidikan karakter yang di dalamnya berisi tentang pendidikan anti narkoba akan dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. "Anak-anak sejak dini akan diajarkan bahaya narkoba dan bagaimana mencegah, serta menghindarinya," tutur Ibu Ani.

Berdasarkan survey yang dilakukan oleh BNN, diperoleh angka sebesar 2,2 persen penduduk Indonesia yang berusia 10-59 tahun sebagai pengguna ilegal narkoba. Sementara itu, 3,7 sampai dengan 4,7 juta penduduk Indonesia adalah korban kejahatan narkoba.

Usai bersilaturahmi dengan 1600 pelajar mewakili sekolah-sekolah dan universitas di Indonesia, Ibu Ani meninjau pameran yang diadakan oleh Badan Narkotika Nasional dan didukung oleh PT Pertamina.