Ibu Ani Silaturahmi dengan Peserta Jambore Sanitasi Nasional
Dalam penobatan Duta Sanitasi Nasional 2013 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (28/6) pagi, Ibu Ani berpesan kepada Duta Sanitasi untuk mengubah masyarakat yang peduli sanitasi.

Jumat, 28 Juni 2013

Jakarta: Dengan semangat 'harus bisa' yang ditanamkan sejak dini, tidak ada yang tidak mungkin. Termasuk mengubah perilaku masyarakat untuk peduli sanitasi. Ibu Negara Hj Ani Yudhoyono menyampaikan hal ini saat bersilaturahmi dengan peserta Jambore Sanitasi Nasional 2013 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (28/6) pagi.


"Saya yakin kita bisa melakukannya. Kita harus menanamkan semangat 'harus bisa' sejak dini, tidak ada yang tidak bisa diwujudkan bila kalian mau, serius, serta bekerja keras dan memiliki komitmen yang kuat," kata Ibu Ani kepada para Duta Sanitasi.

Jambore Sanitasi Nasional yang berlangsung dari 23-30 Juni ini bertemakan 'Bersama Kita Peduli Sanitasi dan Air Minum' dan ini merupakan penyelenggaraan tahun kelima. Pada kesempatan ini juga dilangsungkan penobatan Duta Sanitasi Nasional 2013. Mereka diharapkan turut membantu memberi pengertian dan mengajak teman-temannya, setidaknya, untuk menjaga kebersihan sekolah dan kesehatan.

Para Duta Sanitasi juga diharapkan dapat membuat laporan perubahan perilaku masyarakat di daerahnya masing-masing. Tugas untuk mengubah perilaku masyarakat menjadi lebih peduli sanitasi, Ibu Ani menambahkan, bukan hanya tugas dari duta sanitasi. "Kalian tidak perlu khawatir karena itu bukan hanya tugas kalian saja, namun juga menjadi tanggung jawab semua pihak," ujar Ibu Ani.

"Kalian adalah duta atau komunikator yang berhak mengingatkan dan memberikan masukan kepada pihak-pihak yang berwenang demi kebaikan bersama," Ibu Negara menjelaskan.

Sebelumnya, Ibu Ani mengatakan Duta Sanitasi bertugas untuk menyampaikan tentang pentingnya menjaga sanitasi tetap baik dengan bahasa sehari-hari. Misalnya, mengajak kerja bakti, jangan membuang sampah sembarangan.

Tugas sebagai Duta Sanitasi, lanjut Ibu Ani, adalah tugas mulia. Dengan kapasitas yang dimiliki sesungguhnya para duta sanitasi mempunyai tanggung jawab yang besar untuk membantu gubernur, bupati, dan walikota untuk mengubah gaya hidup masyarakat yang belum sehat. "Mulailah dari diri kita sendiri. Biasakanlah hidup sehat dan bersih," Ibu Negara berpesan. 

Di awal acara, Menteri PU Djoko Kirmanto menjelaskan bahwa Jambore Sanitasi ini diharapkan dapat mendorong percepatan perubahan perilaku masyarakat. "Duta Sanitasi ini diharapkan menjadi agen perubahan yang melakukan penyuluhan di lingkungan sekolahnya, sukur-sukur di kabupaten dan provinsi," kata Menteri PU. 

Acara ini dihadiri Ibu Herawati Boediono. Hadir pula 198 siswa SLTP pemenang lomba karya tulis beserta 66 pendampingnya. Selain penobatan Duta Sanitasi Nasional 2013, pada kesempatan ini juga diumumkan pemenang Lomba Slogan Gerakan Indonesia BerSeRRi (Bersih, Sehat, Ramah Lingkungan, Rapi, dan Indah) Wilayah Barat dan Timur. Turut hadir Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi, Menteri LH Balthazar Kambuaya, dan pengurus SIKIB.