Ibu Ani : Mari Bertindak Cepat dan Tepat untuk Sanitasi Indonesia yang Lebih Baik
Dalam sambutan pada Jambore Sanitasi Nasional 2013 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (28/6) pagi, Ibu Negara Hj.Ani Yudhoyono menekankan pentingnya sanitasi Indonesia.

Jumat, 28 Juni 2013

Jakarta: Tantangan terbesar untuk membuat sanitasi Indonesia lebih baik adalah belum semua penduduk memiliki pengetahuan dan pemahaman sanitasi yang sama. Oleh karena itu, "Saya mengajak, mari untuk bertindak cepat, tepat, dan nyata guna membuat kondisi sanitasi Indonesia lebih baik lagi," kata Ibu Negara Hj Ani Yudhoyono dalam sambutan acara silaturahmi dengan peserta Jambore Sanitasi Nasional 2013 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (28/6) pagi. 

"Kita tahu pemerintah sejak awal sudah menempatkan isu sanitasi, khususnya dalam penyadaran kepada anak-anak sejak dini, sebagai agenda penting yang harus terus dilakukan," Ibu Ani menambahkan. "Kita tidak boleh bosan untuk memberikan anak-anak kita bahkan harus menjadi contoh bagi mereka." 

Dampak lain bila lalai menjaga sanitasi, perilaku kebersihan yang buruk, serta air minum yang tidak aman adalah kematian anak karena diare. Ini bukan persoalan kecil, walau angka morbilitas diare di Indonesia telah turun dari 423 orang per 1000 penduduk di tahun 2006 menjadi 412 per 1000 penduduk pada tahun 2010. Namun, ujar Ibu Ani, penurunan itu belum signifikan. 

Pemerintah bertekad menekan angka morbilitas diare ini. "Seringnya menderita diare pada anak-anak bisa menyebabkan terjadi kekurangan gizi sehingga dikhawatirkan akan menghambat anak-anak mencapai potensi maksimal mereka. Hal ini akan berimplikasi kepada menurunnya sumber daya manusia dan kemampuan produktif suatu bangsa," Ibu Ani menjelaskan.

SIKIB sendiri sejak akhir 2011 terlibat dalam mengkampanyekan pentingnya cuci tangan dengan menggunakan sabun. Hal ini sejalan dengan misi sanitasi total berbasis masyarakat sebagai upaya preventif terpadu dalam pengendalian penyakit dan penyehatan lingkungan untuk menurunkan angka penyakit menular berbasis dan menyehatkan lingkungan. "Ini adalah bentuk nyata yang harus didorong pemerintah dan kita semua, agar anak-anak kita makin memiliki kesadaran akan pentingnya sanitasi," Ibu Negara menegaskan.

Sejalan dengan tema Hari Air Sedunia 2013, yakni Tahun Internasional Kerja Sama Air, Ibu Ani mengajak kita semua melakukan langkah nyata untuk mengamankan masa depan air di Indonesia. Kita harus mengamankan air, bukan hanya untuk kita pribadi, melainkan juga untuk anak cucu. "Mengamankan air berarti sama dengan mengamankan sumber kehidupan. Ini merupakan kewajiban kita bersama," Ibu Ani mengingatkan.

Sanitasi amat berkaitan dengan air. Dampak dari sanitasi buruk adalah tercemarnya air sungai, air tanah, dan air baku. Ibu Ani menyayangkan masih banyak sanitasi yang belum layak, dan itu menjadi tangung jawab bersama mejadikan isu sanitasi sebagai agenda penting. "Sanitasi yang baik adalah kebutuhan dasar yang menjadi hak asasi setiap manusia," Ibu Negara menandaskan.