Batikku - Pengabdian Cinta Tak Berkata
klik gambar untuk memperbesar

Setiap orang dapat memiliki karya batik, namun tidak satu orang pun pantas mengakui batik sebagai karya seorang. Kearifan batik menurut Kristiani Herrawati Susilo Bambang Yudhoyono adalah milik bangsa ini secara bersama. Yang pantas diakui oleh setiap masyarakat adalah tanggung jawab untuk ikut melestarikan apa yang telah secara turun-menurun menjadi pengabdian indah dari para penerus kearifan itu.

Batikku mengungkapkan keinginan Ani SBY melihat batik hidup seribu tahun lagi. Saat menyatakannya, hati Ani SBY memandang kepada setiap insan kreatif yang sehari-hari menekuni kearifan itu. Begitu panjang sejarah membatik dalam hidup mereka, budidaya ini bersenyawa cantik dengan keseharian mereka. Tidak ada tuntutan untuk pengakuan, tidak ada perhitungan akan pengabdian yang telah diberikan. Sungguh suatu tradisi yang membuat hati ini merendah.

Dalam pandangan Ani SBY, siapa pun bisa merebut pola, corak ragam hias, maupun proses batik. Namun kearifan batik tidak akan pernah dapat tercerabut karena mengakar dalam pada budaya-budaya yang ada di tanah Indonesia. Kini, kelangsungan kearifan batik  akan sangat bergantung pada bagaimana bangsa ini menghormati tradisi yang sudah berjalan begitu lama.